Hindari KTP el Palsu, Kemendagri Dorong Lembaga Gunakan Card Reader

By Admin

nusakini.com--Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) terus mendorong kementerian dan lembaga memanfaatkan data kependudukan. 

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan saat ini sebanyak 56 kementerian/ lembaga sudah secara aktif mengakses datya kependudukan dengan jumlah akses sebanyak 167 juta kali. 

“Saya sudah menyurati lembaga-lembaga pengguna data Dukcapil seperti perbankan untuk gunakan card reader,” jelas Zudan. 

Dia menjelaskan, KTP-el asli sulit dipalsukan apalagi digandakan. Selain secara fisik harus memenuhi spesifikasi khusus sebagaimana diatur dalam undang-undang, di dalam KTP-el juga terselip chip yang hanya bisa dibaca dengan alat pembaca khusus (card reader).  

“KTP-el palsu tidak mungkin terbaca oleh alat itu ”, jelas Zudan.

Saat ini, setidaknya 162 lembaga telah menggunakan alat pembaca tersebut, meliputi 40 lembaga pemerintah, dan 122 lembaga non pemerintah/swasta. Jumlah alat pembaca yang dipakai sudah mencapai 2.025 buah. Beberapa lembaga yang sudah menggunanakan adalah Baintelkam Polri 929 buah, Korlantas 250 buah, BRI 127 buah, BPR Karya Jatnika 100 buah, dan BPJS Ketenagakerjaan 68 buah, serta BNP2TKI 25 buah. 

Ada banyak manfaat yang diperoleh jika lembaga menggunakan card reader dalam pemanfaatan data KTP-el. Selain menghindari penyalahgunaan KTP-el, juga menghindari beredarnya KTP-el palsu seperti yang banyak dikeluhkan akhir-akhir ini. (p/ab)